Recent twitter entries...

Belajar Ketatan dari Hudzaifah (telik sandi terbaik sepanjang zaman)

1
"aku bisa saja membunuh abu sofyan karena dia ada tepat dihadapanku. Tapi aku memilih TAAT pada Rosul yg memerintahkanku hanya sebagai telik sandi, tugasku hanya mencari informasi" itulah ungkapan Hudzaifah ibnul yaman, telik sandi terbaik Rosulullah, usai menunaikan sebuah tugas berat yang diberikan oleh Rosul.


Ya, pada waktu itu, adalah perang khandaq. perang yang amat mencekam bagi kaum muslim. terdesak di kota madinah, segala penjuru sudah di kepung dan hanya bisa bertahan bahkan dengan sumber daya dan kesediaan pangan yang sangat terbatas. Takut, khawatir, tegang, ditambah kondisi fisik yang semakin lemah karena lapar semakin menambah suasana mencekam di tengah peperangan yang terjadi di bulan syawal tahun 5 hijriah atau 627 masehi

Ditengah suasana menakutkan itulah Rosulullah memberikan penawaran yang luar biasa kepada para sahabatnya. surga. "Siapa yang berani menjadi telik sandi dan masuk kedalam jantung pertahanan musuh, lantas memberikan informasi kondisi musuh kepada kita, maka Aku akan memohon kepada Allah supaya ia menjadi temanku di surga nanti" sungguh tawaran yang menakjubkan. 

Namun tiada satupun yang berani menyambut tawaran itu, bahkan umar yang terkenal beranipun hanya diam tertunduk. bisa dibayangkan bagaimana suasana penuh tekanan yang sedang dihadapi oleh kaum muslimin sampai bisa membuat kader-kader terbaik Rosul pun tak berani menyambut seruan surga.

Karena tak satupun orang dari sahabat yang berani menunaikan tawaran tersebut, maka Rosul menunjuk Hudzaifah untuk berangkat.  pesan Rosull adalah:

Toples Prioritas

1
Setelah beberapa hari meninggalkan jogja dan jauh dari akses internet, akhirnya bisa ngblog lagi :)

Hari ini mau sampaikan tulisan tentang prioritas, cerita yang pernah dulu saya dengar dalam sebuah forum dan nampaknya menarik untuk dibagi.. berikut ceritanya

Dalam sebuah kelas filsafat seorang dosen membawa sebuah toples, bola golf, kelereng, pasir dan 2 gelas kopi.. lalu ia memulai kulaihnya sore itu..

Dosen tersebut memasukan bola golf kedalam toples sampai penuh. lantas ia bertanya pada mahasiswanya "apa toples ini sudah penuh?" mereka setuju bahwa toples itu sudah penuh.

Kemudian dosen itu memasukan kelereng kedalam toples tersebut, tentu saja mengisi ruang kosong disela-sela bola golf. sampai penuh. ia bertanya kembali pada mahasiswanya "apa toples ini sudah penuh?" mereka mengangguk setuju bahwa toples itu sudah penuh.

Selanjutnya sang dosen memasukan pasir kedalam toples tersebut, nah tu, tentu saja kembali mengisi sela sela kosong yang tersisa dari bola golf dan kelereng yang sudah masuk duluan. sampai penuh... dosen bertanya lagi kepada mahasiswa "apa toples ini sudah penuh?" kali ini mereka tertawa, tanda setuju tentu saja...

Belum selesai tawa mahasiswanya, dosen itu mengambil 2 gelas kopi lantas menuangkan kedalam toples.. mengisi ruang kosong yang masih tersisa. dan itu menghentikan tawa di kelas, berubah menjadi wajah bengong setengah kagum dan kaget. dan tak perlu dosen itu bertanya lagi untuk mendapatkan jawaban setuju bahwa toples ini sudah penuh..

Dengan wibawa, dosen itu berkata "toples ini ibarat kehidupanmu, bola golf adalah hal-hal utama dalam kehidupan kalian, kelereng adalah hal sekunder dalam kehidupan kalian dan pasir adalah prioritas berikutnya dalam kehidupan kalian. pilah-pilahlah hal tersebut, lalu urutkan untuk mengisi kehidupan kalian. isilah dulu dengan hal-hal yang lebih utama, maka akan tersisa untuk hal prioritas berikutnya seperti bola golf menyisakan ruang untuk kelereng, kelereng menyisakan ruang untuk pasir, jangan sampai kebalik, kehidipan kalian isi dengan hal sepele, jika begitu maka tidak akan tersisa ruang untuk hal-hal yang lebih utama. jika toples kau isi dengan pasir dulu, maka tidak tersisa ruang untuk kelereng, jika kelereng dulu maka tidak akan tersisa ruang untuk bola golf" 

heniing....

"maaf prof, apa gunanya kopi yang tadi anda tuangkan" tanya seorang mahasiswa

"hahaha baguslah kau tanya itu, mahasiswaku kopi itu sebagai tanda bahwa sepenuh, seberat, atau serumit  apapun kehidupan kita, pasti selalu ada waktu untuk minum bersama orang-orang tercinta dalam kehidupan kita" berakhir kelas itu tawa..

dream team #1

4
Menjadi sebuah tim dengan siapapun dalam kehidupan adalah hal yang niscaya dalam kehidupan ini. Mau atau tidak kita harus melakukannya, ya  menjadi sebuah tim. karena setiap orang dengan yang lainnya saling membutuhkan untuk bisa bertahan hidup, karena sudah fitrahnya manusia tidak akan mempu menjalani kehidupannya sendiri.

Pernah melihat orang yang hidup sendirian?
Tarzan..
Benarkah? apa sungguh ada orang seperti tarzan?
kalaupun ia,  dia juga tak hidup sendiri,karena ia ditemani oleh para binatang..

Manusia adalah makhluk sosial, yang tentu saja mengharuskan dirinya beinteraksi satu sama lain. tata urutan yang biasanya terjadi dalam interaksi adalah: Mulai dari awal, bertemu dengan orang yang asing, berkenalan, berbincang, bertukar gagasan, menyamakan tujuan, berbagi kepentingan, berbagi beban, berbagi peran, dan akhirnya bekerjasama merealisasikan. kemudian evaluasi dan saling mengambil keuntungan. 
kesemuanya saat dilakukan, sadar, atau tidak sadar. sebenarnya

Sebuah anekdot dari buku Said Hawwa

1
Beberapa waktu yang lalu membaca sebuah buku berjudul "Allah Subhanahu Wa Ta'ala" karya Said Hawa bin Muhammad Dib Hawa. buku ini berisi tentang tema tauhid.

Di bagian-bagian awal, ulama yang lahir 1935 dan meninggal tepat lima hari setelah kelahiran saya(pemilik blog) atau 9 maret 1989 menyampaikan sebuah anekdot yang cukup menarik, dan hari ini ingin saya bagi. tentu saja dengan bahasa yang sudah saya kemas ulang tanpa menghilangkan substansi utamanya. begini kisahnya..

Semampumu...

5
Pada suatu hari di sebuah Universitas Islam terkemuka di dunia, seorang Profesor sedang memberi kuliah tafsir kepada mahasiswanya. hari itu materi yang dakan disampaikan adalah tentang beribadah kepada Allah dengan mastatho'tum, semampu kamu.

"baik saudara-saudara,  hari ini kita akan mencoba belajar tentang konsep "mampu" atau mastatho'tum. biar lebih mengena, hari ini ga usah teoritis, kita praktek saja" begitu beliau mengawali kuliahnya..

setelah itu Profesor tersebut mengajak semua mahasiswanya kesebuah lapangan bola berstandar internasional (kebayang luasnya). lalu sesampainya disana Profesor itu memberikan instruksi kepada mahasiswanya:
"baik saudara-saudara, saya yakin anda bertanya-tanya kenapa kita kesini, tapi insyaAllah semua akan terjawab di akhir kuliah kita. sekarang saya minta semua dari kalian termasuk saya, kita semua akan berlari mengitari lapangan bola ini!"

"Berapa putaran prof" sahut salah satu mahasiswanya

dijawab singkat oleh sang profesor "Mastatho'tum!" atau dalam bahasa indonesia "Semampu Kamu"

Syuro oh Syuro.. (sebuah refleksi)

2
Setelah sekian banyak dinamika yang terjadi, setelah semua kelelahan hati yang terlalui, setelah semua janji yang barangkali pernah terciderai, setelah semua mekanisme baik yang sudah maupun yang belum disepakati, jadi pingin menukilkan tulisan ustad Anis Mata tentang syuro, lebih tegasnya tentang sikap ketika kita tidak sepakat dengan hasil syuro. teruntuk semua saudaraku yang sampai sekarang juga masih belum berterima dengan hasil syuro. 
Menurut beliau (Anis Mata) dalam buku menikmati demokrasi, setidaknya ada 4 hal yang perlu dicermati:

Cari Huruf atau Nilai

5
Berhubung yang punya blog adalah seorang (masih) mahasiswa, dan sekarang ini musim-musimnya setiap mahasiswa liburan sambil menunggu sambil debar-debar hasil yang tertoreh dalam DHS yang sudah dijalani satu semester yang lalu, maka akan sedikit berceloteh (via tulisan tentunya) tentang fenomena pasca ujian.

Suatu saat di dream house, beberapa teman berkumpul mengerubungi laptop dengan ekspresi yang macem-macem, nano nano tampaknya. karena penasaran hebohnya, jadi saya mendekat dan memperhatikan apa yang sebenarnya nampak di layar laptop tersebut, ternyata yang terlihat adalah halaman nilai dalam sebuah alamat situs www.siakad.uny.ac.id, wah pantas saja seru (sambil merenungi sejenak, sudah berapa lama ya ga buka situs itu :D)

yang menarik adalah cerita-cerita heboh setelah itu,